(0274) 512102 jangkabenah@gmail.com

Kontribusi Rimbawan Bulaksumur dalam Pemecahan Permasalahan Sawit Dalam Kawasan Hutan

by | 14 Sep 2022 03:09:01

Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM) melaksanakan serangkaian acara dalam peringatan Dies Natalis ke-59. Salah satu rangkaian kegiatan dilakukan melalui Seminar Seri#1 pada Selasa (13/09) dengan mengangkat tema “Kontribusi Pemikiran Bulaksumur dalam Pemecahan Persoalan Kehutanan Nasional”. Dalam Seminar#1 ini, beberapa akademisi penyampaikan pemaparannya terkait solusi atas beberapa permasalahan kehutanan yang ada, diantaranya Prof. Dr. Ir. Mohammad Na’iem, M.Sc. (Peranan Silvikultur Intensif (SILIN) untuk Peningkatan Produktifitas Lahan dan Peningkatan Cadangan Karbon”, Prof. Dr. Ir. San Afri Awang (Peranan Perhutanan Sosial untuk Kelestarian Hutan dan Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat”, Dr. Hero Marhaento, S.Hut., M.Si. (Strategi Jangka Benah sebagai Opsi Penyelesaian dan Penataan Kebun Sawit di Kawasan Hutan), serta Dr. Ir. Yustinus Suranto, M.P. (Upaya Konservasi Kayu Heritage dalam Menjaga Nilai Budaya Produk Hasil Hutan dan Adaptasi Perubahan Iklim).
Dr. Hero Marhaento, S.Hut., M.Si. sebagai Ketua Tim Strategi Jangka Benah (SJB) menjelaskan bagaimana konsep penataan kawasan hutan akibat keberadaan kebun kelapa sawit ini muncul pada tahun 2018. Konsep ini kemudian digagas bersama multipihak sehingga kegiatan dimulai dengan kick-off SJB dan pembangunan demonstration plot di Provinsi Kalimantan Tengah dan Jambi. Dalam paparannya, Hero menyampaikan tingginya tingkat penerimaan petani ditunjukkan melalui pembangunan demplot yang bermula dengan luasan terbatas dan jumlah petani yang dapat dihitung dengan jari hingga kini sudah diimplementasikan di 3 Kabupaten yang berbeda yaitu Kotawaringin Timur dan Kotawaringin Barat, Provinsi Kalimantan Tengah dan Tebo, Provinsi Jambi. Selain itu, ketua tim SJB juga menyampaikan tantangan yang dihadapi dalam pelaksanaan implementasi SJB di lapangan, tentu tidak lupa dengan menjelaskan peluang legalitas lahan melalui izin perhutanan sosial bagi petani yang melaksanakan Jangka Benah.